Batanghari Kekurangan Bidan, Ini Strategi yang Dilakukan Dinas Kesehatan, Semoga Manjur

Posted in Berita

Share

Bidan desa berperan penting dalam peningkatan kesehatan reproduksi perempuan dan kesehatan anak. Keberadaan bidan desa seperti Ros di kawasan Baduy Luar, Kanekes, Lebak, Banten, tergantung dari inisiatif pemda. (KOMPAS/AGUS SUSANTO)

 


 

MUARA BULIAN - Dinas Kesehatan Kabupaten Batanghari masih kekurangan tenaga bidan, terutama di tingkat desa. Sekda Batanghari mengatakan sudah mengajukan usul ke pusat untuk perekrutan tenaga medis.

Hal tersebut diketahui, pada saat acara Musyawarah Pembangunan Program Kerja Tahun 2019 yang dilaksanakan beberapa waktu lalu.

Selain rancangan pembangunan infrastruktur dan program lain turut disinggung dari segi kesehatan. Dimana diketahui masih ada beberapa desa tidak memiliki bidan desa.

Hal tersebut dibenarkan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Batanghari, Elvi Yeni. Dia mengatakan memang benar tenaga bidan desa di beberapa desa masih mengalami kekurangan, terutama di desa-desa terpencil dan terisolir.

"Ya, memang benar kita masih ada kekurangan tenaga bidan banyak terutama untuk di desa-desa. Namun jumlah dan desa mana saja harus lihat data dulu, yang jelas kita kekurangan bidan lebih dari satu," ujarnya, via ponsel, Minggu (11/3).

Elvi mengatakan penyebab kekurangan bidan di beberapa desa tersebut karena memang sudah lama minim tenaga bidan, karena tidak ada pengangkatan dan moratorium maupun penerimaan PNS.

Untuk pengangkatan tenaga PNS sudah pernah dilakukan, yang diambil dari tenaga pegawai tidak tetap (PTT) sebanyak 76 orang. Namun itu diambil dari tenaga yang lama bukan yang baru, dan sekarang masih mengalami kekurangan bidan.

"Namun kita sedikit terbantu dengan adanya program nusantara sehat dari pemerintah pusat, dengan adanya program itu sedikit membantu kita," ujarnya.

Untuk mengatasi kekurangan tersebut, dinas kesehatan memaksimalkan tenaga bidan yang berada di puskesmas terdekat, terutama daerah daerah terpencil yang masih kekurangan bidan desa. Selain itu pihaknya juga berharap adanya pengangkatan yang baru dari pusat.

"Dakam praktiknya dengan menggunakan sistem kunjungan kedesa terpencil tersebut, semisal bisa dua kali dalam semingu," jelasnya.

Sekretaris Daerah Batanghari, Bachtiar, menanggapi persoalan kekurangan tenaga bidan tersebut. Dia mengatakan sudah mengusulkan ke pusat untuk merekrut tenaga medis.

"Kemarin kita sudah usulkan sebanyak 562 orang untuk diangkat menjadi bidan desa. Terdiri dari tenaga medis, pendidikan dan umum usulan tersebut mereka yang diangkat untuk menjadi PNS," kata Sekda.


-- http://jambi.tribunnews.com --

 

Web terkait

WEBSITE MANAJEMEN

 

WEBSITE ISU PRIORITAS
CHPMmrs barumanpel2mbiayakes barupenkedokk bencanakiadeskesmutupel2dii