Penyebab Distribusi Tenaga Medis di Indonesia tak Merata

Posted in Berita

Share

Jakarta: Kepala Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Kementerian Kesehatan Usman Soemantri mengatakan rasio ketersediaan dokter dengan jumlah penduduk Indonesia sudah ideal dengan perbandingan 1:2.270.

Sayangnya jumlah yang sudah memadai ini tidak diikuti dengan sebaran layanan kesehatan yang merata bagi masyarakat. Di satu sisi ada wilayah yang jumlah dokternya empat kali lipat, di sisi lain di daerah-daerah tertentu justru mengalami krisis tenaga kesehatan.

"Persoalan utamanya adalah distribusi dokter yang tidak merata. Contoh di Jakarta ada 170 dokter per 100 ribu penduduk. Artinya jumlahnya sudah berlebih sekarang padahal idealnya 40 dokter per 100 ribu penduduk," kata Usman, dalam Metro I-Care, Minggu 30 Oktober 2017.

Usman mengatakan tak hanya Jakarta, wilayah lain seperti Yogyakarta juga memiliki jumlah dokter yang berlebih. Padahal di wilayah lain seperti daerah perbatasan, kepulauan, bahkan daerah tertinggal sulit menemukan dokter sebagaimana di kota-kota besar.

Menurut Usman, sistem pembiayaan jaminan kesehatan yang dimiliki oleh masyarakat peserta menjadi salah satu alasan mengapa rasio dokter di kota-kota besar timpang dengan daerah lain.

Dia mencontohkan ada banyak dokter yang bertugas di DKI Jakarta yang jumlah penduduknya sekitar 12 jutaan. Tapi di wilayah lain seperti Sulawesi Barat misalnya, satu dokter bisa melayani lebih dari 10 ribu pasien.

"10 ribu itu tersebar di seluruh wilayah yang luar biasa jauh. Makanya pemerintah harus menyikapi wilayah seperti ini. Tidak bisa hanya mengandalkan JKN, perlu ada terapi ataupun intervensi khusus dari pemerintah untuk daerah tertinggal, di perbatasan maupun kepulauan," jelasnya.


Sumber: http://news.metrotvnews.com/news/ybDMeMqk-penyebab-distribusi-tenaga-medis-di-indonesia-tak-merata

Web terkait

WEBSITE MANAJEMEN

 

WEBSITE ISU PRIORITAS
CHPMmrs barumanpel2mbiayakes barupenkedokk bencanakiadeskesmutupel2dii