Kisah Menarik dari Dokter di Pedalaman Papua

Posted in Pengantar Mingguan

dokter-papua

Sudah menjadi pengetahuan umum bahwasanya kesehatan di daerah pedalaman tertinggal jauh dari daerah perkotaan, namun sejauh apa sesungguhnya ketertinggalan kesehatan di daerah terpencil dan bagaimana kisah mengenai kesehatan di daerah terpencil, perbatasan dan kepuluan? Ikuti kisah dan fakta menarik dari salah seorang teman sejawat yang kini tengah menjalani program PTT di Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat.  Baca selengkapnya 

KESEDIAAN MEMBAYAR UNTUK ATRIBUT FASILITAS PELAYANAN KESEHATAN RURAL

Posted in Pengantar Mingguan

http://dokterinternasionalindonesia.net/wp-content/uploads/2014/06/medical-student-1728x800_c.jpg

Pelayanan kesehatan rural yang berkualitas, tidak jauh berbeda dengan pelayanan kesehatan di area urban merupakan hal yang menjadi prioritas dari negara-negara maju maupun berkembang, termasuk Amerika Serikat. Meski demikian, terdapat beberapa kesulitan dalam menyediakan pelayanan kesehatan yang berkualitas di area rural, termasuk diantaranya merekrut dan retensi tenaga kesehatan, rendahnya angka pasien rural yang terkover oleh asuransi, dan tingginya kebergantungan terhadap Medicaid. Hal tersebut menyebabkan beberapa rumah sakit kecil rural di AS kini tengah berjuang dengan sustainabilitas finansial selama 2 dekade terakhir.

Allen, dkk. dalam studinya berusaha untuk mengukur seberapa besar kesediaan membayar untuk atribut spesifik dari pelayanan kesehatan di area rural Kentucky untuk menentukan manakah pelayanan dan ciri-ciri operasional yang paling dianggap penting oleh penduduk rural, termasuk jam buka, jenis asuransi yang diterima, dan ketersediaan tenaga kesehatan dan dokter spesialis.

Dari studi tersebut diperoleh bahwa adanya pelayanan diagnosis yang lengkap, UGD, dan akses selama 24 jam/7 hari sangat dianggap penting. Sebaliknya, pelayanan spesialis seperti fisioterapi, pelayanan kanker, dan dialisis tidak dianggap begitu penting. Responden bersedia membayar sebesar 225 USD untuk mendukung rumah sakit daripada klinik kesehatan rural.

Akhirnya dapat diambil kesimpulan bahwa penduduk rural Kentucky lebih mementingkan pelayanan, kemudahan, serta keamanan yang ditawarkan oleh rumah sakit rural, meskipun mereka tidak bersedia untuk membayar lebih untuk layanan spesialis yang mungkin tersedia di pusat layanan kesehatan yang lebih besar. Hasil ini juga memberikan informasi mengenai atribut mana yang mungkin dapat ditambahkan dalam layanan kesehatan rural yang telah ada agar menjadikan mereka lebih bernilai bagi penduduk lokal. Selengkapnya, simak DISINI >>

Memahami kesehatan area rural dan terpencil: Suatu kerangka untuk analisis di Australia

Posted in Pengantar Mingguan

http://www.aghealth.org.au/tinymce_fm/uploaded/Farmers%20with%20Disabilities/sam_tom_and_perry.JPG

Penduduk yang tinggal di area rural dan terpencil menghadapi tantangan berupa akses menuju pelayanan kesehatan, serta kesulitan dalam merekrut dan retensi tenaga kesehatan. Walaupun para peneliti telah mendokumentasikan beberapa isu ini di Australia dan kancah internasional, namun kesehatan rural tetap menjadi masalah yang kini tengah dihadapi dan terdapat kekurangan pemahaman secara komprehensif. Artikel ini menyajikan kerangka konsep guna lebih memahami situasi kesehatan area rural dan terpencil secara spesifik. Kerangka ini terdiri dari enam konsep utama, yaitu: isolasi geografi, penduduk lokal rural, respon kesehatan lokal, sistem kesehatan yang lebih luas, struktur sosial, dan kekuasaan. Ditinjau melalui teori strukturasi dari Gidden, kerangka ini menyarankan agar kesehatan rural dipahami sebagai hubungan spasial dan sosial antara penduduk lokal serta aksi dari tenaga/konsumer kesehetan yang keduanya dijadikan mampu dan dibatasi oleh sistem kesehatan yang lebih luas dan struktur sosial. Kerangka ini menyediakan data bagi stakeholder dengan panduan untuk memahami kesehatan rural dan terpencil. Kerangka ini telah dikembangkan secara spesifik di dan untuk konteks area rural dan terpencil di Australia. Meski demikian, relevansi dari isu, serta kerangka kerja dan analisis melebihi batas tersebut. 

Web terkait

WEBSITE MANAJEMEN

 

WEBSITE ISU PRIORITAS
CHPMmrs barumanpel2mbiayakes barupenkedokk bencanakiadeskesmutupel2dii